Microsoft Akui Ada Bug Update Windows 11 yang Bikin Drive C Mendadak Hilang

Update Windows 11 versi terbaru rupanya membawa mimpi buruk bagi sebagian pengguna. Microsoft baru saja mengonfirmasi adanya bug kritis yang membuat Drive C lenyap seketika dan melumpuhkan berbagai aplikasi. Benarkah hanya menyerang laptop merek tertentu?

KM

KomputerMedan

Apr 1, 2026

Microsoft Akui Ada Bug Update Windows 11 yang Bikin Drive C Mendadak Hilang
Para pengguna sistem operasi Windows 11 baru-baru ini dikejutkan oleh masalah serius yang berpotensi melumpuhkan PC atau laptop dalam sekejap. Pasca peluncuran update pada Februari 2026, Microsoft secara resmi mengakui adanya bug sistem yang menyebabkan partisi utama alias Drive C mendadak tidak bisa diakses.

Mimpi Buruk Update Februari 2026: Microsoft Akui Ada Bug Update Windows 11 yang Bikin Drive C Mendadak Hilang


Melansir informasi dari Neowin, dampak dari bug ini terbilang cukup fatal karena langsung merambat ke berbagai fungsi dasar perangkat. Hilangnya akses ke Drive C membuat pengguna tidak bisa membuka file atau menjalankan aktivitas rutin harian. Selain itu, berbagai aplikasi populer seperti browser, Microsoft Outlook, hingga aplikasi bawaan sistem dilaporkan gagal untuk dibuka.
Meski terdengar mengerikan, beruntungnya masalah ini tidak menyerang semua pengguna secara merata. Berdasarkan investigasi awal dari Microsoft, bug hilangnya Drive C ini paling banyak menimpa perangkat laptop bermerek Samsung, khususnya pada lini model Galaxy Book 4. Kasus ini banyak dilaporkan terjadi di beberapa wilayah seperti Korea Selatan, India, dan Brasil.

Lantas, apa yang menjadi penyebabnya? Dugaan sementara mengarah pada adanya konflik sistem antara update terbaru Windows 11 dengan aplikasi bawaan Samsung Share. Kendati demikian, pihak pengembang masih terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk mencari akar masalah pastinya.

Sebagai catatan, bug ini terpantau hanya menyerang sistem operasi Windows 11 versi terbaru, yakni versi 24H2 dan 25H2. Bagi Anda yang masih menggunakan versi Windows 11 lama, perangkat Anda tergolong masih aman dari ancaman bug ini.

Lalu, Apa Solusinya?

Hingga saat artikel ini ditulis, Microsoft menyarankan para pengguna yang terdampak untuk tetap tenang sembari mereka menyiapkan patch perbaikan resmi (official fix). Pengguna sangat tidak disarankan untuk mencoba mengutak-atik sistem atau mencari alternatif perbaikan pihak ketiga, karena dikhawatirkan justru akan makin merusak sistem atau menghilangkan data di dalam perangkat.


Ikuti Komputermedan di Google untuk mendapatkan lebih banyak liputan berita kami.