Kisah tragis kembali menimpa pembeli perangkat keras komputer bernilai tinggi. Seorang pengguna Reddit asal India dengan nama akun void_SW, membagikan pengalaman pahitnya saat membeli kartu grafis super kencang, GIGABYTE GeForce RTX 5090 WINDFORCE OC 32G, melalui platform e-commerce Amazon.

Kartu grafis incaran para gamer dan kreator tersebut dibeli pada 10 Maret 2026 dengan harga fantastis, yakni ₹299.990 (Rupee India) atau setara dengan kisaran Rp 56 jutaan. Paket yang dinanti pun tiba pada 14 Maret dengan status pengiriman "Dipenuhi oleh Amazon" (Fulfilled by Amazon). Namun nahas, alih-alih mendapatkan VGA impiannya, isi kotak yang ia terima justru berupa sebungkus bubuk deterjen merek Ghadi seberat 1 kg.
Kejanggalan pada Kemasan dan Bukti Unboxing
Berdasarkan keterangan korban, tas pengiriman luar dari Amazon memang tiba dalam keadaan tersegel rapat. Namun, kejanggalan langsung terlihat pada kotak GPU di dalamnya. Kotak kemasan tersebut menunjukkan kerusakan fisik yang jelas, segel pabriknya telah terpotong dan ditambal kembali dengan selotip bening, serta terdapat stiker barcode pihak ketiga yang mencurigakan.

Sebagai langkah antisipasi, sang pembeli telah merekam video unboxing paket tersebut. Ia juga telah melampirkan rekaman video, beserta foto-foto kondisi kemasan dan rincian invoice sebagai bukti untuk mengajukan klaim pengembalian dana (refund) kepada pihak Amazon.
Klaim Refund Ditolak Mentah-Mentah
Meskipun sudah memberikan bukti pendukung, nasib malang tampaknya belum beranjak. Setelah melalui proses peninjauan selama delapan hari, Amazon secara mengejutkan menolak klaim refund tersebut dan bersikeras bahwa mereka telah mengirimkan produk yang benar.

Padahal, argumen yang dilayangkan korban sangat masuk akal, yakni menyoroti perbedaan bobot barang. Label pengiriman pada paket dengan jelas menunjukkan berat 1,56 kg. Bobot ini jauh di bawah bobot kotor sebuah unit RTX 5090 seri GIGABYTE WINDFORCE beserta kotaknya yang rata-rata berada di kisaran 2,8 kg hingga 3,0 kg. Kejanggalan ini makin menguat setelah sang pengguna menemukan ulasan lain di halaman toko yang sama, di mana pembeli lain juga melaporkan terkena penipuan serupa (menerima bubuk deterjen).

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para PC builder. Selalu rekam proses unboxing barang mahal Anda tanpa jeda, dari paket masih bersegel hingga isi di dalamnya terlihat jelas. Selain itu, sangat disarankan untuk menggunakan kartu kredit saat bertransaksi barang senilai puluhan juta rupiah, agar Anda dapat mengajukan chargeback langsung ke pihak bank jika mengalami penipuan dan klaim ditolak oleh pihak marketplace.
Ikuti Komputermedan di Google untuk mendapatkan lebih banyak liputan berita kami.
