Bikin Suhu Konektor Tembus 90°C, Pengujian Ungkap DLSS 5 Dibatasi Batas Daya 16-Pin

Pengujian terbaru mengungkap konektor tunggal 16-pin 12VHPWR/12V-2x6 menahan performa maksimal DLSS 5 pada GeForce RTX 5090. Suhu konektor dilaporkan menyentuh 91°C akibat lonjakan daya masif. Simak analisis lengkapnya di sini!

KM

KomputerMedan

Sep 4, 2026

Bikin Suhu Konektor Tembus 90°C, Pengujian Ungkap DLSS 5 Dibatasi Batas Daya 16-Pin
Evolusi teknologi peningkatan resolusi berbasis kecerdasan buatan (AI upscaler) milik NVIDIA telah melompat ke babak baru lewat kehadiran DLSS 5 Neural Rendering.Namun, alih-alih hanya mendongkrak frame rate, teknologi tercanggih ini ternyata menuntut "tumbal" pasokan daya yang luar biasa rakus.Sejumlah pengujian mendalam mengungkap fakta mengejutkan: konektor daya tunggal 16-pin (12VHPWR / 12V-2x6) disinyalir menjadi biang keladi tertahannya performa maksimal DLSS 5 pada GeForce RTX 5090, sekaligus mendorong suhu konektor ke batas termal yang mengkhawatirkan!

Melansir ulasan industri yang diangkat oleh Gamebrott dari pengujian media teknologi global seperti Tom’s Hardware dan QuasarZone, DLSS 5 membawa beban kalkulasi neural yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Pemrosesan AI tingkat lanjut ini memaksa inti silikon dan Tensor Cores bekerja pada kapasitas maksimal, yang secara instan memicu lonjakan konsumsi daya listrik secara drastis.
Dalam pengujian komparasi pada kartu grafis kelas flagship GeForce RTX 5090 Founders Edition yang hanya mengandalkan satu konektor 16-pin (dibatasi pada TDP ~575W), kartu tersebut langsung membentur dinding batas daya (power limit) begitu DLSS 5 diaktifkan.Konsumsi dayanya melonjak konstan di angka 550W hingga menyentuh puncaknya mendekati 650W.

Menariknya, saat DLSS 5 diuji pada kartu grafis edisi khusus seperti MSI RTX 5090 Lightning Z yang dibekali konfigurasi konektor daya ganda (dual power connectors) dan mampu menyedot daya di atas 700W hingga 800W+, performa yang dihasilkan melonjak hingga 17% hingga 24% lebih kencang dibanding varian konektor tunggal!Hal ini membuktikan bahwa batas kapasitas hantaran listrik pada satu konektor 16-pin standar secara tidak langsung menahan potensi performa murni yang sebenarnya bisa dimuntahkan oleh DLSS 5.


Alarm Bahaya: Suhu Konektor Lebih Panas dari Suhu Chip GPU!

Kekhawatiran komunitas tidak hanya berhenti pada masalah performa yang tertahan, melainkan juga risiko keamanan kelistrikan:

  • Suhu Menembus 90°C:Data pengujian termal oleh QuasarZone memperlihatkan bahwa saat DLSS 5 aktif, suhu konektor 16-pin pada RTX 5090 melonjak hingga 91,7°C—angka yang tercatat jauh lebih panas daripada suhu inti silikon GPU (GPU die) itu sendiri!
  • Arus Listrik Mendekati Batas Maksimal: Beban arus per pin terukur menyentuh angka 8,5A, menyisakan batas aman (headroom) yang sangat tipis sebelum mencapai ambang batas resmi PCI-SIG (9,2A).
  • Risiko Burnout Kembali Membayangi: Penggunaan kartu grafis pada beban daya ekstrem dalam durasi panjang memperbesar potensi terjadinya keausan termal dan risiko konektor meleleh jika pin kontak tidak tertancap dengan presisi sempurna.

Sudut Pandang "Mendang-Mending": Jangan Asal Nyalakan Fitur Kalau Ekosistem Belum Siap!

Bagi kalian kaum "mendang-mending", fenomena DLSS 5 ini memberikan pelajaran penting bahwa teknologi masa depan tidak bisa dijalankan hanya dengan modal kartu grafis mahal semata:
  1. Perhatikan Ventilasi dan Casing: Jika konektor daya bisa memanas hingga di atas 90°C, sirkulasi udara (airflow) di dalam sasis PC wajib diperhatikan. Jangan biarkan panas terperangkap di area konektor samping GPU.
  1. Gunakan PSU Berkualitas ATX 3.1 Murni: Hindari penggunaan adapter konverter bawaan yang bercabang. Gunakan kabel native 12V-2x6 dengan material kabel tebal (16AWG) yang mampu menghantarkan arus tinggi secara stabil tanpa resistansi berlebih.
  1. Pertimbangkan Power Limit di Software: Jika kalian khawatir dengan panas konektor saat menjajal DLSS 5, membatasi Power Target di angka 80–90% lewat aplikasi pendukung bisa menjadi kompromi cerdas untuk menjaga suhu konektor tetap dingin dengan penurunan FPS yang sangat minim.

Siapkan Ekosistem PC Gaming Aman & Bertenaga di KomputerMedan!

Menghadapi tuntutan daya kartu grafis generasi modern dan teknologi AI mutakhir membutuhkan pemilihan perangkat keras pendukung yang tepat. Jangan biarkan investasi komponen mahal kalian terancam oleh masalah pasokan daya yang tidak memadai. Percayakan kebutuhan rakitan sistem PC kalian kepada ahlinya di KomputerMedan.
Bagi Sobat Komedia yang berdomisili di wilayah Medan dan sekitarnya, kalian bisa langsung mengunjungi gerai fisik KomputerMedan terdekat: Sutomo, Cabang Cemara Asri, Cabang Area Kampus USU
Di seluruh cabang KomputerMedan, kami menyediakan jajaran Power Supply berstandar ATX 3.1 murni, kartu grafis NVIDIA GeForce RTX Series original, sasis casing berdesain aliran udara lega, hingga sistem pendingin cairan (AIO Cooler) kelas atas yang dijamin 100% baru dan mengemas garansi resmi distributor lokal. Tim teknisi profesional kami siap membantu menguji kestabilan daya dan merapikan manajemen kabel PC kalian agar siap melibas fitur grafis terberat dengan aman dan stabil!
Kehadiran DLSS 5 membuktikan bahwa ambisi grafis masa depan kini terbentur pada keterbatasan standar fisik konektor daya. Bagaimana pandangan kalian mengenai hal ini, Sobat Komedia? Apakah produsen hardware sebaiknya mulai beralih menggunakan konektor ganda untuk GPU kelas atas berikutnya?


Ikuti Komputermedan di Google untuk mendapatkan lebih banyak liputan berita kami