Krisis kenaikan harga komponen memori, khususnya RAM dan SSD, tampaknya masih jauh dari kata usai. Meskipun sebelumnya sempat beredar angin segar bahwa harga komponen perlahan mulai stabil, kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Situasi ini memakan "korban" baru di ranah industri perangkat gaming, di mana salah satu brand handheld PC ternama terpaksa harus menunda peluncuran produk andalan mereka.
Bagi para penggiat konsol handheld, nama AYANEO tentu sudah tidak asing lagi. Brand yang dikenal sering merilis perangkat portabel berspesifikasi buas ini sejatinya tengah bersiap meluncurkan produk generasi terbaru mereka, yakni AYANEO NEXT 2.
Sayangnya, rencana perilisan handheld kelas atas yang rencananya akan dibanderol di angka $1.799 (sekitar Rp 28 jutaan) tersebut harus ditunda secara mendadak.
Biaya Produksi Melampaui Harga Jual

Alasan utama di balik penundaan ini adalah lonjakan harga komponen SSD yang sangat tajam, terutama semenjak libur Tahun Baru Imlek usai. Pihak AYANEO secara resmi mengumumkan bahwa mereka harus menangguhkan masa pre-order (pemesanan awal) untuk NEXT 2 hingga waktu yang belum bisa ditentukan.
Dalam keterangannya, pihak AYANEO menjelaskan bahwa setelah masa libur Imlek berakhir, mereka kembali menghubungi para pemasok komponen untuk memastikan harga bahan baku terbaru. Mengejutkannya, harga bahan baku utama seperti SSD ternyata telah melonjak berkali-kali lipat dibandingkan harga sebelum liburan.

Dalam situasi pasar yang tidak menentu seperti ini, biaya produksi (modal) secara keseluruhan untuk merakit satu unit AYANEO NEXT 2 kini menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual ritel yang sudah mereka rencanakan di awal ($1.799).
Bahkan, sebelum NEXT 2 siap dirilis, AYANEO mengaku sudah merasakan tren kenaikan harga SSD. Namun, mereka tidak menyangka bahwa lonjakan harga yang dikira sudah mencapai puncaknya tersebut akan terus meroket naik. Oleh karena itu, setelah melalui pertimbangan matang demi menghindari kerugian, penundaan rilis menjadi satu-satunya langkah paling rasional yang bisa diambil oleh perusahaan untuk saat ini.
Ikuti Komputermedan di Google untuk mendapatkan lebih banyak liputan berita kami.
