Makin Terang-terangan! Proses Setup Windows 11 Kini Tawarkan Instal TikTok dan Netflix di PC Baru

Microsoft kini menyertakan penawaran instalasi aplikasi TikTok, Netflix, dan aplikasi hiburan lainnya di layar penyiapan awal (setup) Windows 11. Simak ulasan bloatware, motif komersial, dan tips menjaga PC tetap bersih di sini!

KM

KomputerMedan

Oct 3, 2026

Makin Terang-terangan! Proses Setup Windows 11 Kini Tawarkan Instal TikTok dan Netflix di PC Baru
Harapan para pengguna untuk mendapatkan sistem operasi yang bersih (clean operating system) saat menyalakan PC atau laptop baru tampaknya semakin jauh dari kenyataan. Setelah sebelumnya gencar menyisipkan promosi layanan internal seperti Microsoft 365 dan OneDrive, Microsoft kini memperluas monetisasi di Windows 11 dengan menawarkan instalasi aplikasi pihak ketiga—termasuk TikTok dan Netflix—langsung di layar penyiapan awal (setup / Out-of-Box Experience / OOBE)!

Melansir laporan yang diulas oleh Windows Latest, langkah baru ini terpantau muncul pada layar penyiapan awal Windows 11 versi terbaru saat pengguna pertama kali menyalakan komputer baru atau setelah menyelesaikan proses instalasi ulang (clean install).
Alih-alih langsung menyajikan desktop yang bersih, antarmuka penyiapan Windows 11 kini menyodorkan sebuah halaman rekomendasi baru yang mengajak pengguna memilih aplikasi hiburan dan media sosial untuk langsung dipasang ke dalam sistem. Di antara jajaran ikon aplikasi yang dipromosikan, nama-nama populer seperti TikTok, Netflix, Spotify, hingga aplikasi hiburan lainnya tampil mencolok di layar.

Layar rekomendasi ini memang masih menyertakan opsi untuk dilewati atau tidak dicentang. Namun, kehadiran layar ini menuai gelombang kritik dari komunitas antusias teknologi dan para profesional PC:
  • Ekspansi Bloatware di Tingkat Sistem: Jika sebelumnya aplikasi sponsor hanya berupa pintasan (shortcuts) yang diselipkan diam-diam di menu Start, kini Microsoft secara aktif menjadikannya bagian dari alur wajib proses instalasi awal.
  • Bukan Sistem Operasi Gratis: Kritik keras bermunculan karena Windows 11 bukanlah sistem operasi seluler gratis layaknya Android murah yang lazim dijejali aplikasi titipan sponsor (pre-installed bloatware). Lisensi resmi Windows dipatok dengan harga jutaan rupiah, sehingga pengguna merasa tidak pantas disuguhi iklan aplikasi komersial sejak menit pertama komputer dihidupkan.
  • Beban Tambahan bagi Pengguna Awam: Bagi pengguna awam yang terbiasa mengklik tombol "Next" atau "Accept" tanpa membaca dengan teliti, langkah ini berpotensi membuat PC baru mereka langsung dipenuhi oleh aplikasi yang berjalan di latar belakang (background processes).

Mengapa Microsoft Terus Mendorong Aplikasi Pihak Ketiga?

Manuver ini dipandang sebagai bagian dari strategi Microsoft untuk memonetisasi ekosistem Windows Store (Microsoft Store):
  • Kemitraan Distribusi Komersial: Menempatkan aplikasi mitra seperti TikTok dan Netflix di layar utama setup baru membuka aliran pendapatan dari biaya penempatan aplikasi (placement deals).
  • Dongkrak Angka Pengguna Microsoft Store: Dengan mempermudah pemasangan aplikasi sejak awal, Microsoft berharap pengguna terbiasa mengunduh dan memperbarui perangkat lunak melalui toko aplikasi resmi mereka, bukan mengunduh berkas installer mandiri dari peramban web.

Sudut Pandang "Mendang-Mending": Jangan Asal Klik "Next", Jaga PC Tetap Bersih!


Bagi kalian kaum "mendang-mending" yang mendambakan sistem komputasi kencang, responsif, dan hemat sumber daya:
Aplikasi seperti TikTok atau peramban media pihak ketiga yang terpasang secara otomatis sering kali menyertakan layanan pembaruan otomatis (auto-updater) dan proses latar belakang yang memakan kapasitas RAM serta memperlambat waktu booting.
Agar PC kalian tetap bersih dari beban siluman sejak hari pertama:
  1. Baca Setiap Layar Setup dengan Teliti: Jangan terburu-buru menekan tombol "Next". Pastikan kalian menghapus centang (uncheck) pada penawaran aplikasi hiburan yang tidak kalian butuhkan.
  1. Rutin Cek Menu Installed Apps: Jika aplikasi tersebut telanjur terpasang, segera buka menu Settings > Apps > Installed apps, lalu copot pemasangannya (uninstall) secara manual.
  1. Matikan Startup Apps yang Tidak Perlu: Buka Task Manager (Ctrl + Shift + Esc) lalu periksa tab Startup apps. Nonaktifkan aplikasi yang mencoba berjalan otomatis saat komputer baru menyala agar waktu masuk Windows tetap secepat kilat.

Ingin PC Bersih, Kencang, dan Bebas Bloatware? Konsultasikan di KomputerMedan!

Memiliki PC atau laptop baru dengan sistem operasi yang bersih dari aplikasi sampah adalah kunci utama agar perangkat keras kalian mampu mengeluarkan potensi performa terbaiknya saat bekerja maupun bermain game. Jika Sobat Komedia ingin melakukan instalasi Windows resmi yang rapi, optimasi sistem tanpa bloatware, maupun merakit PC impian yang bertenaga, serahkan urusannya kepada ahlinya di KomputerMedan!
Bagi Sobat Komedia yang berdomisili di wilayah Medan dan sekitarnya, kalian bisa langsung merapat ke cabang toko fisik KomputerMedan terdekat: Sutomo, Cabang Cemara Asri, Cabang Area Kampus USU
Di seluruh cabang KomputerMedan, kami melayani perakitan PC rapi, pembersihan sistem operasi (clean install), serta menyediakan jajaran prosesor, kartu grafis NVIDIA GeForce RTX Series, memori RAM, dan SSD NVMe original yang dijamin 100% baru dan mengemas garansi resmi distributor lokal. Tim teknisi profesional kami siap memastikan komputer kalian berjalan ringan, adem, dan stabil tanpa gangguan aplikasi yang tidak diinginkan!
Langkah Microsoft menyisipkan penawaran aplikasi TikTok dan Netflix di layar penyiapan awal Windows 11 semakin mempertegas pentingnya ketelitian pengguna dalam menjaga kebersihan sistem operasi mereka. Bagaimana pendapat kalian mengenai hal ini, Sobat Komedia? Apakah penawaran aplikasi ini menurut kalian membantu, atau justru terasa mengganggu di sebuah sistem operasi PC?


Ikuti Komputermedan di Google untuk mendapatkan lebih banyak liputan berita kami